Pada kesempatan kali ini, saya akan mempublikasikan sebuah artikel tentang beberapa hal yang penting dalam Perencanaan Wilayah dan Kota. Berikut ini apa saja hal-hal yang penting tersebut!.
Pertama, saya akan menjelaskan tentang Komunikasi dan Bentuk Komunikasi dalam Perencanaan Wilayah dan Kota. Berikut penjelasannya.
Pada dasarnya semua manusia adalah makhluk sosial. Maka, sangatlah penting untuk berinteraksi karena dituntut dengan kebutuhan yang tidak terbatas. Maka dari itu manusia saling membutuhkan satu sama lain dengan berkomunikasi.
Arti dari komunikasi sendiri adalah suatu proses interaksi dari suatu pihak kepada pihak lain dalam menyampaikan suatu informasi. Informasi yang disampaikan dapat berupa ide atau gagasan.
Bentuk komunikasi dalam Perencanaan Wilayah dan Kota yang digunakan antara lain :
-Lisan
Bentuk komunikasi dalam Perencanaan Wilayah dan Kota yang digunakan antara lain :
-Lisan
-Tertulis
-Visual.
Selanjutnya saya akan menjelaskan masing-masing dari bentuk komunikasi dalam sebuah Perencanaan Wilayah dan Kota di atas.
Pertama yaitu Komunikasi Lisan. Komunikasi lisan dalam perencanaan misalnya seperti pada saat seorang planner yang terjun langsung kepada masyarakat untuk bersosialiasi tentang sebuah perencanaan wilayah ataupun sebuah produk perencanaan yang akan disampaikan.
Selanjutnya adalah Komunikasi Tertulis. Komunikasi tertulis dalam perencanaan biasanya memuat data dan informasi yang dibutuhkan dalam proses perencanaan dan komunasi tertulis biasanya berbentuk surat.
Dan yang terakhir adalah Komunikasi Visual. Komunikasi visual biasa disajikan dalam bentuk visual. Misalnya seperti poster, peta, ataupun lembar presentasi
Dan yang terakhir adalah Komunikasi Visual. Komunikasi visual biasa disajikan dalam bentuk visual. Misalnya seperti poster, peta, ataupun lembar presentasi
Berikutnya adalah Peta dan Peran Peta dalam Bidang Perencanaan Wilayah dan Kota.
Peta merupakan bentuk visualisasi tentang gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui sebuah sistem proyeksi. Peta merupakan salah satu dari sebuah produk dalam Perencanaan Wilayah dan Kota.
Peta memiliki peranan yang sangat penting dalam proses perencanaan karena kita dapat melihat bentuk sebuah wilayah pada peta sebagai bahan untuk perencanaan selanjutnya. Selain itu, peta juga dapat memberikan informasi terhadap potensi geografis pada suatu wilayah.
Selanjutnya adalah Macam-macam peta.
Peta memiliki bentuk karakter, sehingga peta bisa dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu :
- Berdasarkan Sumber Datanya
- Berdasarkan Isi Data yang Disajikan
- Berdasarkan Skalanya
Setelah dibagi menjadi 3 kelompok, setiap kelompok juga memiliki beberapa jenis peta.
Seperti berikut :
1. Berdasarkan sumber datanya, peta digolongkan menjadi 2 jenis antara lain
a.) Peta Induk (Basic Map)
Peta induk didapat langsung dari survei lapangan. Peta ini bisa digunakan untuk dasar pembuatan peta topografi dan dasar peta-peta lainnya.
b.) Peta Turunan (Derived Map)
Peta turunan dibuat berdasarkan acuan peta yang sudah ada. Sehingga tidak memerlukan survei langsung.
2. Berdasarkan data yang disajikan, peta digolongkan menjadi 2 jenis antara lain
a.) Peta Umum
Peta memiliki peranan yang sangat penting dalam proses perencanaan karena kita dapat melihat bentuk sebuah wilayah pada peta sebagai bahan untuk perencanaan selanjutnya. Selain itu, peta juga dapat memberikan informasi terhadap potensi geografis pada suatu wilayah.
Selanjutnya adalah Macam-macam peta.
Peta memiliki bentuk karakter, sehingga peta bisa dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu :
- Berdasarkan Sumber Datanya
- Berdasarkan Isi Data yang Disajikan
- Berdasarkan Skalanya
Setelah dibagi menjadi 3 kelompok, setiap kelompok juga memiliki beberapa jenis peta.
Seperti berikut :
1. Berdasarkan sumber datanya, peta digolongkan menjadi 2 jenis antara lain
a.) Peta Induk (Basic Map)
Peta induk didapat langsung dari survei lapangan. Peta ini bisa digunakan untuk dasar pembuatan peta topografi dan dasar peta-peta lainnya.
b.) Peta Turunan (Derived Map)
Peta turunan dibuat berdasarkan acuan peta yang sudah ada. Sehingga tidak memerlukan survei langsung.
2. Berdasarkan data yang disajikan, peta digolongkan menjadi 2 jenis antara lain
a.) Peta Umum
Peta umum menggambarkan semua topografi yang ada di bumi. Seperti sungai, danau, jalan, gunung dan lain-lain. Peta umum dibagi lagi menjadi 3 yaitu :
a.) Peta Topografi.
Peta topografi menggambarkan permukaan bumi beserta reliefnya. Peta topografi biasanya berbentuk berupa garis kontur. Garis kontur biasanya menggambarkan sebuah ketinggian. Seperti pada gambar berikut
Memiliki skala 1:100 - 1:5000
b.) Peta Skala Besar.
Memiliki skala 1:5000 - 1:250.000
c.) Peta Skala Sedang.
Memiliki skala 1:250.000 - 1:500.000
d.) Peta Skala Kecil.
Memiliki skala 1:500.000 - 1:1.000.000
e.) Peta Geografi
Memiliki skala lebih kecil dari 1:1.000.000
Yakni menunjukan peta berdasarkan pada wilayah.
2. Skala Peta.
Skala menunjukan perbandingan jarak pada peta dan jarak sesungguhnya.
3. Garis Astronomi.
Dicantumkan untuk mengetahui orientasi pada peta
5. Legenda
Legenda merupakan keterangan beberapa simbol yang terdapat pada peta
Berikutnya lagi adalah Media Visual Perencanaan.
Sosialisasi dalam masyarakat harus diperjelas dengan media visual. Media visual yang dapat digunakan untuk memperjelas kepada masyarakat bisa sebagai berikut.
1. Gambar.
Gambar digunakan sebagai bentuk visual kedepannya dalam sebuah perencanaan.
2. Poster.
Poster berisi ajakan kepada masyarakat untuk turut ikut serta dalam proses perencanaan.
3. Maket.
Maket adalah bentuk visual yang berbentuk 3 dimensi agar masyarakat semakin jelas dalam mengetahui hal perencanaan suatu wilayah ataupun kawasan.
Dan yang terakhir adalah Perangkat Lunak Dalam Perencanaan.
Perangkat lunak yang kita gunakan dalam sebuah proses perencanaan ataupun visualiasi antara lain.
1. AutoCAD
AutoCAD perangkat lunak yang digunakan untuk menggambar 2D dan 3D. AutoCAD biasanya digunakan untuk menggambar peta dalam bantuk garis yang penjelasnya hanya berupa panjang dan besar sudut pada garis wilayah.
2. ArcGIS
ArcGIS adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan sistem informasi geografis atau Information Geographic System (GIS). ArcGIS memiliki beberapa perangkat lunak, namun yang baru kami lakukan praktikum yaitu pada program ArcMap. ArcMap berfungsi untuk mendigitasi secara 2 Dimensi suatu wilayah dan dapat memberikan informasi mengenai luas, skala, dan lain-lain.
3. Sketchup
Sketchup merupakan perangkat lunak desain grafis dalam bentuk 3 dimensi. Sketchup biasa digunakan untuk mendesain sebuah bangunan dan animasi visual.
4. Corel Draw.
Corel draw adalah perangkat lunak desain grafis yang digunakan untuk membuat desain gambar, poster, dan lain-lain dalam bentuk 2 dimensi.
Sekian dari artikel saya, jika ada kekurangan saya mohon maaf.
Terimakasih untuk para pembaca.
Salam Teknologi
a.) Peta Topografi.
Peta topografi menggambarkan permukaan bumi beserta reliefnya. Peta topografi biasanya berbentuk berupa garis kontur. Garis kontur biasanya menggambarkan sebuah ketinggian. Seperti pada gambar berikut
b.) Peta Chorografi.
Peta chorografi hanya menggambarkan permukaan bumi secara umum. Biasanya peta ini menggunakan skala sedang. Contohnya seperti pada buku atlas berikut
c.) Peta Dunia
Peta dunia menggambarkan seluruh wilayah di dunia dengan skala yang cukup kecil. Contohnya seperti berikut
b.) Peta Tematik
Peta tematik menggambarkan informasi khusus pada tema tertentu saja. Misalnya seperti peta kepadatan penduduk sebagai berikut.
3. Berdasarkan Skalanya, peta dibagi menjadi beberapa bagian antara lain :
a.) Peta Kadaster.Memiliki skala 1:100 - 1:5000
b.) Peta Skala Besar.
Memiliki skala 1:5000 - 1:250.000
c.) Peta Skala Sedang.
Memiliki skala 1:250.000 - 1:500.000
d.) Peta Skala Kecil.
Memiliki skala 1:500.000 - 1:1.000.000
e.) Peta Geografi
Memiliki skala lebih kecil dari 1:1.000.000
Selanjutnya adalah Unsur Penting yang Harus Ada Pada Peta.
Berikut ini adalah beberapa unsur penting yang harus ada pada peta. antara lain.
1. Judul Peta.Yakni menunjukan peta berdasarkan pada wilayah.
2. Skala Peta.
Skala menunjukan perbandingan jarak pada peta dan jarak sesungguhnya.
3. Garis Astronomi.
Garis astronomi meluputi garis bujur dan garis lintang.
4. Arah.Dicantumkan untuk mengetahui orientasi pada peta
5. Legenda
Legenda merupakan keterangan beberapa simbol yang terdapat pada peta
6. Simbol.
Simbol menggambarkan kenampakan sebenarnya pada peta.
7. Inset.
Inset merupakan penjelasan pada suatu daerah berupa peta kecil yang berada pada peta utama.
8. Warna.
Warna pada peta bisa menggambarkan ketinggian darat atau kedalaman laut. Bisa juga untuk memperindah sebuah peta.
9. Lettering.
Leterring merupakan tulisan atau angka untuk memperjelas makna simbol pada peta.
10. Garis Tepi.
Garis tepi berfungsi meletakan garis astronomis beserta derajatnya.
Selanjutnya adalah Produk Perencanaan.
Produk perencanaan dibagi menjadi 2 yaitu Rencana Pembangunan (RP) dan Rencana Tata Ruang (RTR).
Rencana Pembangunan (RP) disusun oleh pemerintah dengan sasaran yang disusun berdasarkan UU No.25 Tahun 2004 dan UU No.32 Tahun 2004, Rencana pembangunan dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1. Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP)
2. Rencana Pembangunan Jangka Menengah ( RPJM)
3. Rencana Kerja (RK)
Rencana Pembangunan (RP) disusun oleh pemerintah dengan sasaran yang disusun berdasarkan UU No.25 Tahun 2004 dan UU No.32 Tahun 2004, Rencana pembangunan dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1. Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP)
2. Rencana Pembangunan Jangka Menengah ( RPJM)
3. Rencana Kerja (RK)
Rencana Tata Ruang (RTR) disusun secara hirarkis dari RTRWN, RTRWP, dan RTRWK. Penyusunan RTR diamanatkan oleh UU No.26 Tahun 2007
Perbedaan RP dan RTR dapat dilihat pada skema berikut.
Sosialisasi dalam masyarakat harus diperjelas dengan media visual. Media visual yang dapat digunakan untuk memperjelas kepada masyarakat bisa sebagai berikut.
1. Gambar.
Gambar digunakan sebagai bentuk visual kedepannya dalam sebuah perencanaan.
2. Poster.
Poster berisi ajakan kepada masyarakat untuk turut ikut serta dalam proses perencanaan.
3. Maket.
Maket adalah bentuk visual yang berbentuk 3 dimensi agar masyarakat semakin jelas dalam mengetahui hal perencanaan suatu wilayah ataupun kawasan.
Dan yang terakhir adalah Perangkat Lunak Dalam Perencanaan.
Perangkat lunak yang kita gunakan dalam sebuah proses perencanaan ataupun visualiasi antara lain.
1. AutoCAD
AutoCAD perangkat lunak yang digunakan untuk menggambar 2D dan 3D. AutoCAD biasanya digunakan untuk menggambar peta dalam bantuk garis yang penjelasnya hanya berupa panjang dan besar sudut pada garis wilayah.
2. ArcGIS
ArcGIS adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan sistem informasi geografis atau Information Geographic System (GIS). ArcGIS memiliki beberapa perangkat lunak, namun yang baru kami lakukan praktikum yaitu pada program ArcMap. ArcMap berfungsi untuk mendigitasi secara 2 Dimensi suatu wilayah dan dapat memberikan informasi mengenai luas, skala, dan lain-lain.
3. Sketchup
Sketchup merupakan perangkat lunak desain grafis dalam bentuk 3 dimensi. Sketchup biasa digunakan untuk mendesain sebuah bangunan dan animasi visual.
4. Corel Draw.
Corel draw adalah perangkat lunak desain grafis yang digunakan untuk membuat desain gambar, poster, dan lain-lain dalam bentuk 2 dimensi.
Sekian dari artikel saya, jika ada kekurangan saya mohon maaf.
Terimakasih untuk para pembaca.
Salam Teknologi
Refrensi sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
https://id.wikipedia.org/wiki/Peta
http://www.eventzero.org/pengertian-syarat-manfaat-unsur-dan-jenis-peta/
http://www.mongabay.co.id/pentingnya-peta-untuk-perencanaan-tata-ruang-dan-tata-kelola-hutan/
https://www.siswapedia.com/macam-macam-peta-atau-jenis-jenis-peta/
http://catatanplanner.blog.uns.ac.id/2016/02/19/produk-perencanaan-13/







Tidak ada komentar:
Posting Komentar